Aneka Jenis Kucing, Tips Merawat Kucing, Kisah Kucing, Penyakit Kucing

Tips Merawat Kucing Maine Coon

Maine Coon adalah salah satu ras kucing yang terbentuk secara alamiah. Sesuai namanya, ras ini berasal dari negara bagian Maine (Amerika serikat). Berbagai mitos dan legenda berhubungan dengan asal ras kucing ini. Meskipun secara biologi tidak mungkin terjadi, banyak orang percaya Maine Coon dihasilkan dari perkawinan kucing setengah liar dengan Racoon. Mitos ini muncul karena bentuk dan warna ekor kucing maine coon banyak yang menyerupai ekor racoon. Selain itu nama racoon juga kemudian diadopsi membentuk nama ras kucing ini, maine - berasal dari nama negara bagian dan coon - kependekan dari racoon.

Merawat Kucing Maine Coon

Merawat kucing Maine Coon memerlukan turun tangan langsung dari sang pemilik. Tidak boleh hanya diserahkan kepada pembantu atau tenaga sewaan sementara sang pemilik cuma mau asyik-asyikkan main dengan si kucing saat penanganan si kucing sudah beres semua. Pemilik dan kucing maine coon mereka harus punya kedekatan dan saling perhatian itu kuncinya. (Sebenarnya berlaku pada kucing jenis lain juga sih).

Kucing Maine Coon mungkin bukanlah jenis kucing dengan tipe yang senang dimanja, tetapi rasa penasaran kucing jenis ini tergolong sangat besar. Sehingga mereka tetap akan terus mengawasi apapun yang anda kerjakan.

Dan berikut ada beberapa saran bagi anda dalam merawat kucing Maine Coon :

Perawatan Bulu Kucing maine Coon (Grooming)

Kucing ini merupakan ras kucing berbulu semi-longhair. So, meskipun mereka tergolong memiliki kemampuan yang cukup baik dalam menjaga kebersihan diri mereka sendiri, anda masih harus tetap sering membantu menyisirkan rambutnya. Hal ini berguna untuk membuat bulu kucing tidak kusut, mencegah gumpalan bulu, dan membuang bulu yang rontok. Sisir yang dianjurkan untuk menyisir bulu kucing maine coon ini adalah sisir yang terbuat dari bahan metal.

Memandikan Kucing Maine Coon

Kucing jenis ini tidak terlalu menyukai air. Sehingga mereka tidak senang jika sering-sering dimandikan. So, mandikan mereka hanya ketika bulu mereka benar-benar sudah terlihat kotor, bukan rutinitas 2 minggu sekali seperti kucing berbulu panjang kebanyakan.

Memberi makan dan minum Kucing Maine Coon

Pastikan mangkuk makanan dan minuman si kucing selalu ada isinya. Sebaiknya memberinya cat food yang kering sebagai makanan utama. Dan memberi wet food sebagai selingan saja. Makanan dan minuman minimal harus diganti setiap hari. So, berikan takaran yang pasti akan habis dimakan si kucing dalam satu hari atau anda bisa memberinya sedikit-sedikit tetapi selalu ditambah ketika melihat mangkuk makanan hampir habis.
Minumnya cukup beri air putih mateng. Tempat air minum biasanya rentan terdapat bulu yang rontok dan paling cepat kotor. So, pastikan keadaan tempat minuman selalu bersih.

Kotak Pasir bagi kucing Maine Coon

Karena kucing Maine Coon adalah kucing yang lumayan besar, pastikan anda membeli kotak pasir yang berukuran paling besar. Untuk pasirnya, belikan pasir yang tidak menggumpal. Dan letakkan kotak pasir tersebut di pojokan yang tenang dan sepi karena kucing merupakan jenis hewan yang senang dengan "WC pribadi".

Baca juga: Cara Melatih Kucing Menggunakan Little Tray Sebagai Toliet.

Menyikat gigi Kucing Maine Coon

Mungkin ini merupakan pekerjaan yang paling merepotkan. Yeah, kalau anda tidak menyikat gigi si kucing setiap hari, paling tidak periksakan gigi si kucing setiap kali anda datang ke dokter hewan. Sebaiknya sih, anda menyikat gigi si kucing setiap hari. Anda bisa mencari perlengkapan menyikat gigi kucing ini di petshop langganan.

Merawat cakar kucing Maine Coon

Anda perlu memotong cakar pada kaki-kaki si kucing agar tidak merusak perabotan. Namun anda tidak harus memotongnya setiap hari. Hanya saat cakar sudah terlihat cukup panjang saja.

Lain-lain

Karena kucing ini memiliki rasa penasaran yang sangat besar, pastikan pintu mesin cuci, oven, kulkas, colokan listrik yang dibawah, dan tempat-tempat yang berpotensi membahayakan si kucing diamankan.
Anda juga bisa membelikannya mainan kucing, papan garukan, atau memberinya mainan kardus agar dia sibuk bermain. Dan yang pasti adalah, anda harus tetap mau turun tangan dalam perawatan dan perhatian si kucing. Jangan semuanya diserahkan kepada pembantu kalau anda tidak ingin si kucing jadi milik pembantu anda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Artikel Populer